Situs Warisan Alam Dunia di Papua

Taman Nasional Lorentz Taman Nasional Lorentz merupakan perwakilan dari Ekosistem terlengkap untuk Keaneka Ragaman Hayati di Asia Tenggara dan Pasifik.

Kawasan ini juga merupakan salah satu di antara Tiga Kawasan di Dunia yang mempunyai Gletser di Daerah Tropis.

Membentang dari Puncak Gunung yang diselimuti Salju (5.030 meter dpl), hingga membujur ke Perairan Pesisir Pantai dengan Hutan Bakau dan Batas Tepi Perairan Laut Arafura.

Selain memiliki Keanekaragaman Hayati yang sangat tinggi terdapat pula beberapa kekhasan dan keunikan adanya Gletser di Puncak Jaya dan Sungai yang menghilang beberapa kilometer kedalam tanah di Lembah Balliem.

Sebanyak 34 tipe Vegetasi di antaranya Hutan Rawa, Hutan Tepi Sungai, Hutan Sagu, Hutan Gambut, Pantai Pesisir Karang, Hutan Hujan Lahan Datar/Lereng, Hutan Hujan pada Bukit, Hutan Kerangas, Hutan Pegunungan, Padang Rumput, dan Lumut Kerak.

Taman Nasional Loretz ditetapkan sebagai Situs Warisan Alam Dunia oleh UNESCO dan Warisan Alam ASEAN oleh Negara-Negara ASEAN.

Taman Nasional ini memiliki Keaneka Ragaman Hayati yang tinggi dan ditunjang Keanekaragaman Budaya yang mengagumkan.

Diperkirakan Kebudayaan tersebut berumur 30.000 tahun dan merupakan tempat Kediaman Suku Nduga, Dani Barat, Amungme, Sempan, dan Asmat.

Kemungkinan masih ada lagi masyarakat yang hidup terpencil di Hutan Belantara ini yang belum mengadakan hubungan dengan Manusia Modern.

Catatan

  1. Terletak di Kabupaten Paniai, Kabupaten Fak-Fak, dan Kabupaten Merauke, Provinsi Papua/Irian Jaya.
  2. Cara mencapai lokasi yaitu dari Kota Timika ke Bagian Utara Kawasan menggunakan Penerbangan Perintis dan Kebagian Selatan menggunakan Kapal Laut melalui Pelabuhan Sawa Erma, dilanjutkan dengan Jalan Setapak ke beberapa lokasi.