Senjata Primitif Bangsa Indonesia

Apakah Anda tahu jika Negara kita Indonesia merupakan salah satu Negara yang memiliki budaya yang paling kaya di Dunia? Mulai dari Sabang sampai Marauke negara kita dihuni oleh suku-suku dan adat budaya yang berbeda-beda. Selain seni Indonesia tidak ketinggalan dengan senjata yang masih tergolong primitif namun masih banyak yang menggunakan sampai sekarang.

senjata-primitif-bangsa-indonesiaMembicarakan soal senjata tradisional di Indonesia, tentu saja ada begitu banyak yang bisa ambil karena masing-masing budaya memiliki senjata masing-masing dalam melindungi sukunya. Namun disini kami hanya menyebutkan senjata primitif namun masih digunakan hingga kini bahkan sangat dikenal namanya di dunia. Bangga tentu saja dengan pamor seperti ini, dan jadi bukti valid juga akan pengakuan dunia atas kekayaan budaya kita.

Lalu, senjata-senjata tradisional mana saja yang sudah mendapatkan pamor yang mendunia? Ketahui jawabannya lewat ulasan berikut.

Sumpit, Anak hantu yang beracun dari Dayak

Suku Dayak umumnya hanya mengandalkan sumpit dalam mengalahkan musuhnya. Sebelum berangkat ke medan laga, prajurit Dayak mengolesi mata anak sumpit dengan getah pohon ipuh atau pohon iren. Dalam kesenyapan, mereka beraksi melepaskan anak sumpit yang disebut damek.

Panah, busur untuk menembakkan anak panah, yang dibantu dengan kekuatan elastisitas

Membuat busur dan anak panah semula diduga mulai dikuasai manusia purba paling tidak sejak 20.000 tahun lalu. Namun, dugaan itu tampaknya harus berubah setelah ditemukannya anak panah terbuat dari batu yang berusia 64.000 tahun.

Panah merupakan senjata yang  paling banyak yang digunakan oleh suku-suku primitif yang ada di Indonesia. Semakin berkembangnya dunia kini panah sudah didesain semakin canggih dan sudah menjadi salah satu cabang olahraga.

Karambit, Si Pisau Lengkung yang Mendunia

Dengan pamor yang sudah demikian mendunia, Anda mungkin tidak benar-benar percaya jika Karambit atau Kerambit ini ternyata adalah senjata asli Indonesia. Senjata yang mengadopsi bentuk cakar macam ini ternyata sudah ada sejak dulu di Minang, jauh sebelum populer seperti hari ini.

Kerambit mulai terkenal di dunia diawali dari populernya Pencak Silat. Senjata ini adalah salah satu ornamen penting dalam seni bela diri tersebut. Dari sini kemudian Kerambit dikenal banyak orang. Bangganya lagi, hari ini begitu banyak yang memakainya, bahkan termasuk para tentara AS. Sayangnya, senjata ini di negeri sendiri kurang begitu populer.

Badik, Senjata Indonesia yang Terkenal Sejak Zaman Belanda

Seperti yang disinggung di bagian awal, senjata masuk dalam ranah kebudayaan. Makanya, keberadaannya pun begitu dijaga, setidaknya oleh si pemilik budaya tersebut sendiri. Hal ini pun benar-benar ditunjukkan oleh masyarakat Makassar yang begitu mencintai dan menjaga senjata khas mereka yang bernama Badik.

Badik, keberadaannya tidak hanya sebagai senjata, namun juga pride alias kebanggaan si pemiliknya. Tidak hanya itu, badik juga dipercaya oleh orang-orang sana memiliki tuah, entah membawa kebahagiaan atau sebaliknya. Badik sendiri dikenal di luar lantaran sudah digunakan oleh orang-orang Bugis sejak ratusan tahun lalu.

Kujang, Si Pisau Eksotis nan Mematikan

Pisau satu ini berasal dari Jawa Barat dan menurut sejarah sudah mulai digunakan di awal abad ke 8. Kujang, benda satu ini tak hanya dipakai sebagai senjata saja, melainkan juga merefleksikan bagaimana masyarakat Jawa Barat yang berani dan melindungi kebenaran. Makanya, oleh pemiliknya, senjata ini sangat dijaga.

Dilihat dari bentuknya, Kujang adalah senjata yang sangat unik. Ia melengkung ke depan dengan sisi percabangan kecil. Dulu senjata ini dipakai untuk perang dan juga berladang. Namun, semakin berjalannya waktu penggunaan Kujang pun makin jarang. Kini, senjata satu ini hanyalah sebagai cindera mata saja.

Mandau dan Legenda Terbangnya

Berbicara soal senjata tradisional Indonesia yang punya pamor, maka takkan lengkap tanpa ada Mandau di dalamnya. Ya, senjata khas milik suku Dayak ini sudah terkenal seantero Indonesia, bahkan mungkin dunia. Bahkan mendengar namanya saja orang-orang asing dulu sudah gemetaran.

Ya, Mandau, pisau satu ini sudah digunakan orang-orang Dayak lama sekali. Biasanya memang dipakai untuk perang, termasuk ketika menghadapi bangsa-bangsa asing. Dilihat dari bentuknya, Mandau sama seperti belati pada umumnya, yakni panjang dengan satu sisi tajam. Hal unik lainnya soal Mandau adalah ia juga dikenal akan pamor mistisnya. Ya, dikatakan pedang satu ini bisa terbang sendiri untuk mencari korbannya.

Rencong, Senjata Kebanggaan Aceh yang Mendunia

Sama seperti Badik atau Mandau, Rencong pun dianggap bukan hanya sekedar senjata, melainkan juga sebagai simbol kebanggaan si pemiliknya, yakni orang-orang Aceh. Menurut sejarah, senjata satu ini sudah dipakai sejak Sultan Ali Mughayat Syah atau raja pertama Aceh memimpin. Sang Sultan sendiri tak pernah melepaskan senjata ini dari pinggangnya.

Sama seperti senjata khas lainnya, Rencong ini juga punya bentuk yang unik. Ia memiliki belati panjang yang lurus serta gagang yang berbelok di bagian pangkalnya. Uniknya lagi, sisi-sisi Rencong selalu diukir dengan ayat-ayat Al Quran. Rencong sendiri dipakai oleh masyarakat Aceh sebagai senjata perang, entah melawan Belanda atau pun Portugis.

Bangga rasanya ketika pisau-pisau ini tak hanya dikenal di Nusantara tapi juga di dunia. Tapi, sayangnya, beberapa malah jarang kita lestarikan. Misalnya Karambit yang justru terkenal di luar negeri daripada di sini. Kepedulian kita terhadap benda-benda ini juga penting. Jangan sampai gara-gara sikap acuh, salah satu dari mereka malah diklaim negara lain.