Obyek Wisata Taman Nasional Gunung Leuser

http://www.arytasman.comBiasa disingkat TNGL adalah sebuah cagar alam berstatus taman nasional di perbatasane Nanggroe Ach Darussalam dan Sumatera Utara, meliputi wilayah-wilayah Kabupaten Aceh Tenggara, Aceh Singkil, Aceh Selatan, Gayo Lues, dan Langkat. Empat Kabupaten pertama termasuk wilayah administrasi Nanggroe Aceh Darussalam dan Langkat adalah termasuk wilayah administrasi Sumatera Utara.

Taman Nasional ini mengambil nama dari Gunung Leuser yang menjulang tinggi dengan ketinggian 3404 meter diatas permukaan laut di Nangroe Aceh Darussalam.

Taman Nasional ini meliputi ekosistem alam dari pantai sampai pegunungan tinggi yang diliputi oleh hutan lebat khas hutan hujan tropis.

Taman nasional ini pertama resmi ditetapkan sebagai cagar alam nasional berdasarkan Surat Keputusan Menteri Kehutanan pada tahun 1980.

Obyek pariwisata yang terkenal didalam taman nasional ini adalah Kawasan Reservasi Orangutan Bukit Lawang, diKabupaten Langkat, Sumatera Utara.

Selain itu, taman nasional juga mendapat perhatian karena maraknya kasus penebangan pohon ilegal yang menyalahi reservasi lingkungan.

Taman Nasional Gunung Leuser atau TNGL merupakan panorama alam dan “paru-paru” dunia yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Indonesia sebagai cagar alam nasional sejak tahun 1980 dan ditetapkan sebagai warisan dunia (Cagar Biosfir) oleh UNESCO pada tahun 2004.

Data

1. Taman Nasional Gunung Leuser merupakan perwakilan tipe ekosistem hutan pantai, dan hujan tropika dataran rendah sampai pegunungan.

2. Terdapat tumbuhan langka dan khas yaitu daun payung raksasa bungan raflesia (Rafflesia atjehensis dan R.micropylora) serta Rhizanthes zippelnii yang merupakan bunga terbesar dengan diameter 1,5 meter.

3. Taman Nasional ini ditetapkan sebagai cagar alam nasional berdasarkan surat Keputusan Menteri Kehutanan Pada tahun 1980.

Lokasi

Perbatasan Nangroe Aceh Darussalam dengan Sumetera Utara, Meliputi wilayah-wilayah Kabupaten Aceh Tenggara, Aceh Singkil, Aceh Selatan, Gayo Lues, dan Langkat.

Akses

Untuk mencapai lokasi wisata, pengunjung dapat melali rute Medan, Sumatera Utara menuju Kutacane, Aceh Tenggara (yang berjarak lebih kurang 240 km) dengan waktu tempuh kurang lebih delapan jam berkendaraan mobil.

Lalu dari Kutacane untuk menuju lokasi wisata Gurah atau Ketambe membutuhkan waktu sekitar 30 menit berkendaraan mobil dengan jarak perjalanan lebih kurang 35 km.

Jika pengunjung ingin menuju kawasan TNGL di Tapaktuan, Ibu Kota Aceh Selatan dapat juga ditempuh dari Medan sekitar 10 jam perjalanan berkendaraan mobil dengan jarak lebih kurang 260 km.