Pantai Lasiana Taman Budaya Flobamora

http://www.arytasman.comPantai Lasiana mulai dibuka untuk umum sekitar 1970-an. Sejak Dinas Pariwisata NTT memoles dengan membangun berbagai Fasilitas pada tahun 1986, Pantai Lasiana ramai dikunjungi Turis Asing.

Sesuai rencana pengembangan Pemkot Kupang, Pantai Lasiana akan dijadikan Taman Budaya Flobamora, yakni sebutan yang mengacu pada keseluruhan Suku Bangsa di dekat Pantai Lasiana, antara lain, Flores, Sumba, Timor, dan Alor.

Dipantai Lasiana ini banyak didapati Lopo-Lopo yang berderet. Lopo-Lopo adalah sebutan lokal untuk Pondok yang dibangun menyerupai Payung dengan Tiang dari Batang Pohon Kelapa atau Kayu yang Beratapkan Ijuk, Pelepah Kelapa atau Lontar, dan Alang-Alang.

Bisa juga beratapkan Seng yang bagian luarnya dilapisi Ijuk, Pelepah Kelapa atau Lontar dan Alang-Alang. Pantai nan landai sekitar 3,5 ha atau tepatnya 35.065 m2 ini, berudara sejuk karena dinaungi 65 Pohon Kelapa dan 230 Pohon Lontar Tua yang hingga kini masih produktif.

Pantainya Berpasir Putih Halus, Lautnya Biru, Airnya Jernih dengan Debur Ombak yang bergulung-gulung kecil dan tenang. Keindahan pantai ini bukan karena fasilitas buatan, tetapi lebih karena karakter alamnya.