Keraton Yogyakarta adalah Kerajaan Nusantara

http://www.arytasman.comKeraton Yogyakarta

Keraton Yogyakarta Hadiningrat atau Keraton Yogyakarta dikenal secara umum oleh masyarakat sebagai bangunan istana salah satu Kerajaan Nusantara.

Keraton Yogyakarta merupakan Istana Resmi Kesultanan Yogyakarta sampai tahun 1950 ketika Pemerintah Negara Bagian Republik Indonesia menjadikan Kesultanan Yogyakarta (bersama-sama Kadipaten Paku Alam) sebagai suatu Daerah Berotonomi Khusus setingkat Provinsi dengan nama Daerah Istimewa Yogyakarta.

Keraton Yogyakarta mulai didirikan oleh Sultan Hamengku Bowono I beberapa bulan Pasca Perjanjian Giyanti ditahun 1755. Lokasi Keraton ini konon adalah bekas sebuah Pesanggrahan yang bernama Garjitawati.

Pesanggrahan ini digunakan untuk istrahat iring-iringan Jenasah Raja-Raja Mataram (Kartasura dan Surakarta) yang akan dimakamkan di Imogiri.

Versi lain menyebutkan lokasi Keraton merupakan sebuah mata air, umbul Pacethokan, yang ada di tengah hutan beringan. Sebelum menempati Keraton Yogyakarta, Sultan Hamengkubuwono I berdiam di Pesanggrahan Ambar Ketawang yang sekarang termasuk wilayah Kecamatan Gamping Kabupaten Sleman.

Catatan

Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat sekarang merupakan tempat tinggal Sri Sultan Hamengku Buwono X

Keraton Yogyakarta didirikan oleh Pangeran Mangkubumi, yang kemudian bergelar Sri Sultan Hamengkubuwono I,pada tahun 1775

Dahulu tempat ini merupakan sebuah Rawa dengan nama Umbul Pacetokan.

Lokasi

Kecamatan Kraton, Kota Yogyakarta

Akses

Para Wisatawan yang ingin menikmati Obyek Wisata Keraton Yogyakarta dapat menggunakan jasa Andong, yaitu Alat Transportasi Tradisional yang mengandalkan tenaga kuda.

Dari Stasiun Tugu Yogyakarta menuju Keraton hanya ditempuh dalam waktu 15 menit saja dengan biaya yang berkisar antara Rp. 10.000 s.d 20.000.