Kekayaan Sungai Mamberamo

Kekayaan Sungai Mamberamo yang terkenal dengan kulit buaya, sagu, ikan arwana, ikan mata bulan, ikan sembilan, hiu sungai, mujair dan lele dumbo. Serta ratusan species burung seperti kasuari, nuri, kakatua, dan cenderawasih.Sungai Mamberamo sendiri memiliki panjang sekitar 600 km dengan DAS seluas 80 ribu meter persegi. Debit airnya sebesar 4.500 meter kubik/detik. Ini tentu mampu menjadi sumber energi listrik sebesar 15 sampai dengan 20 ribu megawatt (MW). Rencana BPPT itu sendiri meliputi pembangunan DAS (Daerah Aliran Sungai), pembangunan irigasi dan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Selain karena sungai ini merupakan sungai terbesar di Asia, sungai raksasa itu menyimpan sejuta rahasia alam.

Dari jutaan hektar hutan sagu yang terhampar luas disebela selatan Waropen hingga pedalaman wilayah Sarmi dengan kombinasi hutan bakau dan bobo tanaman sejenis enau rawa. Hampir dapat dipastikan bahwa Mamberamo merupakan gudang alternative pangan sagu di abad 21. Kawasan sungai Mamberamo adalah hutan daratan daerah yang bersentuhan dengan zona pegunungan dimana terdapat anak sungai: Indenburg dan Roffair.
Sungai yang berwarna coklat abadi itu, ibarat emas yang tak akan pernah habis ditambang. Ia memiliki kekuatan alam yang memang tak bisa dilawan oleh siapa pun karena bagi masyarakat setempat mamberamo adalah “ sang ibu” yang setia menyediakan makanan bagi anak-anaknya.